Panduan Cara Budidaya Udang Vaname Step by Step

Cara Budidaya Udang Vaname –Jumpa lagi bersama kami dalam SuksesBudidaya, Untuk kesempatan kali kami akan menajikan sebuah artikel mengenai Cara Budidaya Udang Vaname. Maka dari itu sebelum anda melangkah ke Cara Budidaya Udang Vaname, perlu anda ketahui terlebih dahulu apaa itu udang Viname ? Udang Vaname (Lithopenaeus vannamei) merupakan jenis udang introduksi dari Amerika Selatan yang banyak dibudidayakan di Indonesia sejak akhir 90-an untuk menggantikan udang windu (Penaeus monodon) yang sudah sulit dibudidayakan karena serangan virus White spot.

 

Udang Vaname saat ini banyak dibudidayakan di daerah Sumater Utara, Lampung, Bengkulu, Banten, Pantai Utara Jawa Barat, Pantai utara dan selatan Jawa Timur, Pantai Utara dan selatan Jawa Tengah, DIY, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur.

Jenis tambak yang digunakan juga bervariasi, ada yang masih berupa tanah, kolam semen dan kolam bak dan tambak ditutup dengan mulsa. Harga udang vaname saat ini cukup stabil, khususnya jika sudah mencapai size (jumlah udang per kg) di bawah 60. Harga di Indonesia sangat dipengaruhi kondisi global karena udang vaname hasil pertambakan Indonesia lebih banyak yang dieksport.

Keunggulan Udang Vaname dibandingkan udang lainnya :

  • Responsif terhadap pakan dengan kadar protein 25 – 30%  (lebih rendah dari udang windu)
  • Kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan suhu rendah
  • Adaptasi terhadap perubahan salinitas (khususnya pada salinitas tinggi)
  • Laju pertumbuhan yang relatif cepat pada bulan I dan II Angka kehidupan (survival rate/SR)  hidup tinggi.
  • Dapat ditebar dengan kepadatan tinggi karena hidupnya mengisi kolom air bukan di dasar saja.
  • Serapan pasar luas, mulai dari ukuran 10 hingga 25 gram per ekor.

Cara Budidaya Udang Vaname Secara Tepat dan Benar Kualitas Unggulan
Berikut Cara Budidaya Udang Vaname yang di mulai dari Pemilihan lokasi budidaya hingga proses akhir yaitu pemanenan udang vaname.

  1. Pemilihan Lokasi Budidaya

Cara Budidaya Udang Vaname ini , untuk pemilihan lokasi merupakan tahapan yang sangat penting.  Karena di sanalah tempat Anda memelihara termasuk membesarkan benih – benih hingga menjadi udang yang bisa dipanen. Pemilihan lokasi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri. Anda bisa mencari lokasi yang sudah ada dan mencoba untuk memilikinya dengan cara membelinya atau Anda bisa mencari tempat sendiri dan meminta tolong orang yang ahli untuk menggali sebuah tempat untuk budidaya udang vaname ini.

  1. Pengaturan Budidaya

Cara Budidaya vaname air tawar ini pada umumnya dilakukan di tambak. Walaupun masih memungkinkan untuk memelihara udang vaname di kolam terpal seperti budidaya lele sangkuriang di kolam terpal namun idealnya pemeliharaan udang vaname ini memang dilaukan dia air payau seperti yang ada di tambak. Maka dari itu penyesuaian isi air kolam tambak ini perlu diperhatikan untuk budidaya udang vaname.

  1. Pengeringan Tambak

Layaknya budidaya ikan gurame di kolam tembok atau di kolam tanah. Air di dalam kolam tambak yang akan digunakan untuk budidaya perlu dikeringkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan dalam upaya mematikan bakteri yang beada di dalam kolam tambak yang bisa berpotensi menggganggu kehidupan udang vaname nanti. Anda juga perlu menghilangkan ikan yang bisa memangsa udang vaname dengan cara memberikan saponin pada kolam tambak.

Pengeringan air dalam kolam tambak ini dibiarkan selama 3 hari untuk memastikan bakteri yang ada tadi benar – benar hilang dan mati. Pada saat ini, Anda juga bisa memerhatikan pasang surut air di dalam kolam tambak ini. Untuk menghasilkan udang yang berkualitas membutuhkan aliran air yang terus lancar.

 

  1. Membasmi Hama

Hama merupakan kendala bagi semua peternak udang viname. Sebelum benih di masukan kedalam kolam tambak , sebaiknya anda memastikan terlebih dahulu bahwa udang yang anda masukan bebas dari serangan hama dan udang dalam kondisi sehat. Karena apabila masih ada hama yang ada di kolam ini bisa memakan udang vaname yang masih kecil. Karena hama ini tidak lain adalah ikan yang memiliki kemampuan untuk memangsa udang vaname kecil. Maka dari itu untuk mengantisipasi kematian di awal sehingga menyebabkan gagal panen udang vaname, pemberantasan hama ini perlu diperhatikan.

  1. Tahapan Pemupukan

Untuk langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan yaitu melakukan pemupukan. Sebuah tambak perlu diberikan pupuk sebab hal ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas tanah yang sudah mengering. Anda dapat memberikan pupuk jenis pupuk organik dan juga pupuk anorganik. Komposisi pupuk organik ini bisa berupa tepung gandun, kulit padi, tepung kedelai, biji kapas, jagung dan kotoran hewan dan sejenisnya. Takaran pemberian pupuk organik bisa sebanyak 150 -200 kg per ha. Sementara untuk pupuk anorganik bisa sebanyak 25 – 30 kg per hektar.

  1. Pengisian Air Di Kolam

Untuk melakukan pengisian air di kolam tambak bisa mulai diisi ketika tanah di kolam tambak ini sudah rampung dipersiapkan. Anda bisa mulai mebigisi air ke dalam tambak ini secara bertahap. Kemudian, biarkan air yang telah diisi ke dalam kolam tambak ini selama 2 hingga 3 minggu. Air ini dibiarkan selama itu supaya menjaga PH pada air supaya tetap normal.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Kelinci Step by Step Kualitas Terbaik

  1. Memilih Bibit Udang Yang Baik

Untuk menghasilkan udang vaname yang berkualias baik juga memerlukan bibit unggul yang memiliki kualitas baik. Ciri bibit udang yang baik memang memiliki karakteristik yang berbeda. Hanya saja, Anda bisa memutuskan untuk memilih bibit udang yang baik dengan melihat bentuk fisiknya. Seperti bentuk ukurannya yang seragam, kemudian bagian insang dan usus yang terlihat jelas. Pastikan bibit udang tersebut bisa berenang melawan arus dan yang paling penting tidak memiiki cacat atau luka pada bagian fisiknya.

  1. Penebaran Benur (Anak Udang Vaname)

Sebutan benur ini di peruntukan untuk anak udang viname yang siap untuk di tebar ke tambak. Anda perlu melakukan aklimitasasi terhadap suhu pada air dalam kolam tambak ini. Caranya adalah dengan mengapungkan kantong – kantong yang berisi benur ke dalam kolam tambak. Kemudian, hal ini dilanjutkan dengan cara menyiram kantung yang berisi benur tersebut dengan air di dalam kolam.

Kemudian kantong yang berisi benur ini dibuka perlahan dan mulai diberikan sedikit demi sedikit air di dalam kolam tambak tersebut selama kurang lebih 15 sampai 20 menit. Barulah kantong yang terapung tadi dimiringka dan biarkan anak udang vaname ini keluar dengan sendirinya dari kantong tersebut menuju air di kolam tambak.

  1. Waktu Penebaran Benur

Waktu untuk penebaran anak udang vaname ini bisa pada siang hari. Agak berbeda dengan waktu saat penebaran benih – benih jenis ikan air tawar lainnya yang dilakukan pada saat sore hari atau matahari tidak terlalu menyengat. Kalau anak udang vaname ini malah ditebar pada saat matahari sedang panas  – panasnya yaitu siang hari,

  1. Pemeliharaan Udang

Pemeliharaan udang vaname air tawar ini perlu diperhatikan sejak dari penebaran benur (anak udang vaname) hingga udang vaname ini siap untuk dipanen. Hal yang diperlukan untuk terus dipantau dan dipelihara adalah memantau suhu yang ada di dalam kolam tambak, kandungan PH di dalamnya, kemudian kandungan oksigen dan juga kedalaman air pada kolam tambak.

  1. Pemberian Pakan Udang Vaname

Pada 7 hari pertama setelah penebaran, anak udang vaname ini tidak perlu diberikan pakan. Karena di dalam kolam tambak sudah banyak yang bisa dijadikan makanan yang bisa dikonsumsi oleh anak udang vaname tersebut. Setelah lewat dari usia 7 hari, Anda bisa memberikan pakan yang tinggi protein sebanyak 30% dari takaran pakan yang diberikan. Frekuensi pemberian pakan bisa mulai dari 3 sampai 4 kali sehari.

  1. Pergantian Air Kolam

Walaupun salah satu keunggulan dari udang vaname ini adalah memiliki ketahanan yang kuat terhadap penyakit, bukan berarti air kolam tempat tinggalnya tidak perlu diganti. Penggantian air pertama kolam tambak ini bisa dimulai pada saat udang berusia 60 hari, dan itupun sebanyak 10% saja dari volume air kolam. Kemudian, pada bulan berikutnya penggantian air ditingkatkan  menjadi 15 – 20 % dan dilakukan pada saat sedang pasang.

  1. Mengamati Perkembangan Udang

Udang yang dibudidaya ini perlu diperhatikan dan diamati. Apabila ada udang yang mati, maka waspadai keberadaan virus yang mungkin menghampiri kolam tambak. Lakukan pengawasan dan penjagaan rutin supaya pertumbuhan udang bisa terpantau dengan baik.

  1. PengamatanCuaca

Mengapa kita harus mengamati cuaca? Karena budidaya udang di kolam tambak ini termasuk budidaya udang di luar ruangan. Maka faktor cuaca ini perlu diperhatikan. Apabila cuaca di luar sedang hujan, Anda bisa menambahkan kapur alam secukupnya. Apabila cuaca sedang panas, Anda juga bisa menambahkan air ke dalam kolam atau Anda bisa juga menambahkan kapur dolomite.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Cacing Tanah Step by Step

  1. Memperbarui Informasi

Untuk Anda yang masih belum banyak mengetahui mengenai budidaya udang vaname di air tawar, Anda bisa ikut bergabung atau berkumpul bersama peternak udang ataupun ikan di air tawar lainnya supaya bisa berbagi ilmu pada saat menjalankan bisnis. Sehingga Anda juga bisa terus mengembangkan inovasi – inovasi yang bisa Anda dapat dari mana saja.

  1. Masa Panen Udang

Cara Budidaya Udang Vaname ini untuk melakukan pemanenan sebaiknya dalam waktu 2 – 3 hari sebelum panen, kolam tambak udang vaname ini perlu diberikan pengapuran dengan dosis 50 – 70 kg /Ha. Hal ini dilakukan karena apabila dilakukan saat siang hari dan matahari sedang panas, dikhawatirkan udang akan mengalami proses pergantian kulit atau molting.

Udang vaname sudah bisa mulai dipanen ketika memasuki usia 4 – 5 bulan. Kriteria ukuran udang yang ideal pada saat dipanen ini memiliki jumlah kurang lebih 40 – 50 ekor udang dalam berat 1 kg. Sehingga udang – udang yang dipanen ini kurang lebih memiliki ukuran dan bobot yang sama.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Ulat Hongkong Step by Step

Untuk waktu pemanenan udang vaname ini cukup berbeda dengan budidaya udang lainnya. Karena waktu panen udang vaname ini bisa dilakukan pada malam hari.

 

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali inimengenai Cara Budidaya Udang Vaname. Semoga apa yang saya sajikan dapat bermanfaat dan benrguna bagi anda semua. Khususnya bagi anda yang berminat untuk membudidayakan udang vaname.Trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *