Panduan Cara Budidaya Kelinci Step by Step Kualitas Terbaik

Cara Budidaya KelinciJumpa lagi bersama kami dalam SuksesBudidaya, pada kesempatan kali kami akan membahas tentang Cara Budidaya Kelinci. Sebelum itu anda harus mengethui apa itu hewan kelinci ? Kelinci adalah hewan yang sangat populer dan istimewa di kalangan masyarakat. Biasanya hewan ini sering dijadikan sebagai hewan peliharaan oleh pecinta kelinci. Selain dipelihara, tenyata kelinci dapat dimanffatkan sebagai bahan konsumsi daging dan penghasil daging, bahkan ada yang sengaja memeliharanya untuk diambil kotorannya. Dari hasil penelitian Universitas Hohenheim, Stuttgart Jerman, kotoran kelinci mengandung berbagai kandungan kimia yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

 

Cara Budidaya Kelinci

Jenis kelinci yang saat ini banyak sekali jumlahnya dan masing masing jenis memiliki sifat tersendiri. Ada kelinci yang diternak khusus diambil daging dan bulunya, dan ada juga yang dipelihara hanya untuk kesenangan (fancy) atau hewan peliharaan. Sebagai makhluk hidup, kelinci mempunyai sifat dan karakter yang unik. Masing-masing sifat dan karakter kelinci harus dipahami dan dipelajari terlebih dahulu agar pemeliharaannya mudah. Secara alami kelinci merupakan hewan yang ahli dalam mengerat dan menggali.

Dibandingkan induknya anak kelinci cenderung lebih energik dan lebih banyak aktifitasnya. Sama halnya hewan pengerat lainnya, urusan gali menggali juga merupakan naluri dan hobi kelinci. Kelinci mempunyai cara berkomunikasi melalui pandangan, pendengaran, dan penciuman. Kelinci mengenal siapa saja yang tinggal di rumah yang sering memegang, mengelus dan memberi makan.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Cupang Step by Step Kualitas Unggulan

Cara Budidaya Kelinci Secara Tepat dan Benar Kualitas Terbaik

Berikut Cara Budidaya Kelinci dari Persiapan pembuatan kandang hingga Hama yang menyerang pada kelinci.

  1. Persiapan Pembuatan Kandang kelinci

Cara Budidaya Kelinci

Cara Budidaya Kelinci yang paling awal yaitu pembuatan kandang kelinci. Untuk pembuatan kanang, hal yang perlu diperhatikan yaitu suhu, suhu ideal untuk kandang kelinci berkisar 21 derajat Celcius dengan sirkulasi udara yang lancar agar segar, untuk pencayahayaan yang ideal yaitu selama 12 jam dan pastinya terlindung dari predator. Yang jelas untuk kandang itu pada intinya harus nyaman, aman, dan menyehatkan. Adapun terdapat pembagian jenis kandang yaitu :

  • Kandang induk
  • Kandang induk/kelinci dewasa dan anak-anaknya
  • Kandang pejantan (ukuran harus lebih besar)
  • Kandang anak kelinci lepas

Ukuran Pada KandangKandang Kelinci yaitu 200 x 70 x 70 (panjang x lebar x tinggi), untuk tinggi alas 50cm dan untuk 12 ekor kelinci betina atau 10 ekor kelinci jantan sudah cukup. Untuk kandang anakan kelinci (kotak beranak) ukuranya cukup 50 x 30 x 45cm.

Terdapat Model Kandang Kelinci yaitu :

  • Kandang sistem postal – tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan di dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
  • Kandang sistem ranch – sama seperti di atas hanya saja dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
  • Kandang sistem battery – ini sangat mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor kelinci dengan konstruksi Flatdech Battery atau berjajar kesamping, Tier Battery atau bertingkat ke atas, Pyramidal Battery atau susunan seperti piramid untuk kandang kelinci.

 

 

  1. Tahap Pembibitan Kelinci

Menurut sistem Binomial, bangsa kelinci diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Ordo : Lagomorpha
  • Famili : Leporidae
  • Sub famili : Leporine
  • Genus : Lepus, Orictolagus
  • Spesies : Lepus spp., Orictolagus spp.

Langkah – Langkah Pembibitan Kelinci :

  • Pemilihan bibit dan calon induk

Cara Budidaya Kelinci, pada intinya bibit-bibit harus punya potensi genetik pertumbuhan yang baik atau berkualitas baik (tidak cacat, tidak mudah nervous, fertilitas tinggi, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, lincah atau aktif bergerak). Pada intinya kelinci bibit memiliki bobot yang baik antara 4 – 5kg untuk bibit indukan betina, dan pejantan 3 – 5kg bobot badanya, dan punggung kelinci bibit tidak cekung.

  • Perawatan bibit kelinci dan calon induk 

Pemberian pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik.

 

  • Sistem Pemuliabiakan
    • In Breeding (silang dalam) yaitu mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik (bulu dan proporsi daging).
    • Cross Breeding (silang luar) yaitu mendapatkan keturunan yang lebih baik serta menambah sifat-sifat unggul.
    • Pure Line Breeding (silang antara bibit murai) yaitu mendapatkan ras atau jenis baru yang memiliki penampilan perpaduan 2 keunggulan bibit.

 

  • Reproduksi dan Perkawinan

Di dalam Cara Budidaya Kelinci, pada kelinci betina dikawinkan pada saat dewasa yaitu sekitar umur 5 bulan. Jika terlalu muda akan terkena gangguan kesehatan dan mortalitas anak kelinci. Bila kelincin jantan pertama kali untuk kawin, sebaiknya dikawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu yang tepat untuk mengkawinkan kelinci adalah di pagi atau sore hari di kandang pejantan dan biarkan hingga 2 kali perkawinan, setelah itu dipisahkan dari pejantan.

  • Proses Kelahiran

Lama kelinci hamil atau bunting selama 30 hingga 32 hari. Kelinci bunting/hamil dengan meraba perut kelinci betina 12 – 14 hari setelah perkawinan, akan terasa ada bola-bola kecil dan 5 hari menjelang kelahiran induk dipindah ke kandang beranak untuk memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan merontokkan bulunya. Kelinci melahirkan pada saat malam hari dengan kondisi anak kelinci lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Untuk jumlah anak yang dilahirkan berbeda-beda sekitar 6 – 10 ekor kelinci.Kapan Kelinci Bisa di Panen ?

Untukbudidaya kelinci pedaging jika sudah memiliki bobot tubuh sekitar 2 – 3kg / ekor, dengan usia rata-rata 3,5 bulan. Jika menjual bibit indukan saja, kelinci dijual ketika sudah berusia 10 – 12 bulan. Menjual bibit kelinci indukan untuk harga tidak di tentukan berdasarkan berat kelinci tetapi kualitas dan keunggulan bibit indukan.

 

Artikel Terkait Panduan Lengkap Cara Budidaya Bebek Petelur Step by Step

  1. Pemeliharaan Kelinci Pedaging

 

  • Sanitasi dan Tindakan Preventif

Lingkungan pemeliharaan diusahakan selalu kering agar tidak menjadi sarang penyakit, karena tempat yang lembab dan basah menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.

  • Pengontrolan penyakit

Gejala umum kelinci sakit yaitu lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Jika sudah terlihat tanda – tandanya segeralah karantina kelincinya dan benda pencemar juga segera disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.

  • Pemeliharaan Budidaya Kelinci

Penyapihan anak kelinci ketika sudah berumur 7 – 8 minggu. Anak sapihan dipisahkan di kandang sendiri dengan isi 2 – 3 ekor / kandang dan pastinya disediakan pakan yang cukup dan berkualitas. Pemisahan dilakukan berdasarkan kelamin dan pengebirian dilakukan menjelang dewasa.

Tujuan Pengebirian :

  • Menghentikan penyebaran sifat keturunan yang jelek
  • Memudahkan pemeliharan
  • Mempercepat pertumbuhan penggemukan badan
  • Memperbaiki mutu daging
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan makanan
  • Melunakan kulit

Syarat Kelinci Yang Cocok dikebiri:

  • Kelinci khusus digemukan dan tidak dijadikan bibit.
  • Kelinci dari keturunan jelek atau yang mempunyai keturunan jelek
  • Kelinci yang tua dan tidak mampu kawin lagi
  • Kelinci yang menderita kelainan kelamin.

Cara pengebirian :

Persiapankan Peralatan:

  • Pisau
  • Gunting
  • Pinset
  • Alcohol
  • Sulfa-nilamida

Langkah Pengebirian :

  • Kelinci yang akan dikebiri dipuasakan dahulu selama 1 hari atau 24 jam agar tengananya berkurang.
  • Kaki kelinci dipegang dan bulu disekitar buah pelir (testis)
  • Lakukan pengirisan pada ujung kantung buah pelihr tepat pada testis berada setelah diolesi alcohol.
  • Setelah testis dikeluarkan, jaringan pengikut testis dipotong dan pembuluh darahnya di ikat dengan benang.
  • Lukanya dijahit setelah diolesi dengan yodiumtinktur dan sulfanilamide.
  • Kemudian taruhlah kelinci dikandang yang bersih

 

  1. Pemberian Pakan dan Minum Kelinci

Cara Budidaya Kelinci

Cara Budidaya pada tahapan ini merupakan tahapan yang mempengaruhi tumbuh kembang si kelinci. Anda dapat memberikan jenis pakan hijauan seperti rumput lapangan, rumput gajah, sayuran (kol, sawi, kangkung daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang), biji-bijian/pakan penguat meliputi jagung, kacang hijau, padi, kacang tanah, sorghum, dedek/dedak dan bungkil-bukilan.Untuk ternak kelinci mencapai bobot sesuai terget waktu maka berikan tambahan nutrisi VITERNA, POC NASA, HORMONIK pada pakan konsentrat dan berikan juga melalui air minum. Berikut cara pemberian pakan dan minum secra tepat yaitu :

  • Sediakan Tempat Makan dan Minum yang Khusus

Sebelum memberi makan dan minum kelinci, sobat harus menyediakan mangkok yang diikat di besi kandang. Atau beli tempat makan kelinci khusus di toko hewan terdekat. Tujuannya supaya makanannya tidak tercecer kemana mana. Jika kelinci kalian makan rumput kering (hay) bisa langsung ditaroh di wadah besar khusus makanan. Sehingga kandangnya tidak berantakan dan bersih.

Adapun untuk wadah minum, bisa menggunakan botol minum lalu ditambahi dot yang biasa dipakai hamster (lihat gambar di atas). Atau kalian bisa juga membuatnya sendiri. Tapi kalau mau mudah, Ya beli saja. Murah kok. Dengan menggunakan wadah minum khusus tersebut, air jadi mudah dikontrol. Kalau habis tinggal ditambah. Selain itu agar tidak berceceran dan mudah disedot.

  • Pengaturan Jadwal Makan dan Minum Kelinci

Kelinci merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari. Sehingga dalam pemberian jadwal makan, anda wajib memberinya makanan dengan porsi besar pada malam hari. Misal 2-3 kali dalam satu malam. Kelinci memakan sedikit demi sedikit namun sering. Jadi alangkah baiknya jika sobat memberinya juga sedikit tapi sering. Jangan terlalu banyak. Hal ini untuk menghindari makanan tercecer kemana mana. Hingga akhirnya tumbuh bakteri penyakit.

Banyak pemilik kelinci yang mengabaikan poin ini. Mereka cenderung memberi makan yang banyak pada pagi atau siang hari, namun lupa pada malam hari. Sehingga si rabbit mati karena kembung minum air terus serta menggigit kayu kandang akibat kelaparan tidak ada makanan.

  • Pilih Jenis Pakan yang Baik untuk Diberikan

Dalam pemberian pakan pada kelinci harus memenuhi kebutuhan nutrisinya agar si kelinci tumbuh dengan baik dan sehat. Gizi yang seimbang sangat diperlukan. Berilah jenis makanan kelinci favorit yang sehat. Namun juga disesuaikan keadaan dan usia. Inilah rinciannya:

 

1) Pemberian Pakan Kelinci Usia 0-2 Bulan

Untuk kelinci yang masih kecil harus benar benar diperhatikan jumlah dan jenis makanannya. Jika anda memberinya sayuran seperti kangkung, sawi dan kubis maka porsinya jangan terlalu banyak. Sebab sayuran tersebut mengandung banyak gas yang berakibat si kelinci diare dan kembung. Akan lebih baik jika sobat memberinya pakan berupa rumput layu dan pelet untuk menghindari kelinci diare dan kembung yang berujung kematian. Baca: Makanan Kelinci Khusus Umur 2 Bulan atau 3 Bulan

2) Pemberian Pakan Pada Kelinci Hamil

Tidak hanya kelinci, semua hewan maupun manusia yang sedang hamil membutuhkan asupan makanan yang bergizi dan porsi lebih banyak. Sebab, bayi yang dikandungnya membutuhkan makanan juga untuk pertumbuhan mereka dan kelak bisa lahir dengan normal dan sehat.

3) Pemberian Pakan Ampas Tahu

Makanan ampas tahu biasa digunakan para peternak untuk peliharaan mereka. Ampas tahu bisa digunakan sebagai pakan kelinci yang sangat baik. Kandungan gizinya hampir sama dengan pelet. Hanya saja pelet lebih mahal harganya namun lebih awet. Sedangkan ampas tahu hanya bertahan kurang dari 3 hari. Sebelum memberikan ampas tahu pada kelinci, sobat harus memerasnya terlebih dahulu agar airnya terkurangi dan tidak menyebabkan kembung.

4) Alternatif Pakan Lainnya

Selain sayuran dan ampas tahu, sobat juga boleh memberikan buah buahan. Tapi jangan terlalu sering. Karena bisa mengganggu pencernaan kelinci. Untuk biji bijian, disarankan berupa ubi jalar, ketela pohon dan biji jagung. Bekatul juga cocok untuk kelinci, cara memberinya harus dicairkan dulu dengan air serta jangan sampai berasa asam. So, harus fresh dan masih baru pada saat memberinya.

Pada dasarnya makanan terbaik untuk kelinci adalah rumput. Anda bisa membacanya pada artikel kami berjudul, “8 Jenis Rumput yang Bagus untuk Kelinci Beserta Gambarnya”.

  • Pemberian Minum Pada Kelinci

Memberi minum pada kelinci bisa dibilang wajib. Jangan percaya mitos mitos sesat yang tersebar saat ini. Kelinci itu sangat mudah dehidrasi. Dia butuh cairan meskipun sudah makan rumput basah. Lalu bagaimana cara memberi minum kelinci?

Seperti yang sudah saya singgung di atas. Pakailah botol khusus kelinci dan sediakan selalu air di dalamnya. Bila didapati air minumnya habis, segeralah di isi ulang supaya kelinci anda tetap terjaga asupan cairan yang ada di tubuhnya. Untuk ukuran kebutuhan air minum setiap hari bisa dibaca di sini: Takaran Air Minum untuk Kelinci Setiap Hari

 

Artikel Terkait Panduan Lengkap Cara Budidaya Burung Puyuh Step by Step

  1. Pemeliharaan Kandang Kelinci

Proses Pembersihan Kandang Kelinci Setiap Hari yaitu :

  • Bersihkan kandang dengan cepat setiap hari

Kandang kelinci harus dibersihkan setiap hari agar kelinci bisa hidup di lingkungan yang bersih dan sehat. Alas tidur yang terkena kotoran kelinci dan sisa makanan membuat kandang menjadi kotor. Jadi, luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk merapikan kandang.

 

  • Keluarkan kelinci dari kandang

Tempatkan kelinci di holding pen (semacam pagar tertutup yang bisa dipindah-pindah), rabbit run (kandang bermain), atau tempat lain yang aman saat kandang dibersihkan. Pastikan untuk memberi makan dan air untuk kelinci, dengan beberapa mainan.

  • Keluarkan benda-benda dari kandang

Keluarkan sisa makanan dan makanan yang tidak dimakan. Keluarkan tempat kotoran, rumput kering, dan bulu dari kandang. Kenakan sarung tangan ketika mengeluarkan benda-benda ini. Masukkan ke dalam kantung sampah untuk dibuang.

 

  • Sisakan sebuah sudut kecil

Kelinci menandai wilayahnya dengan bau. Ia bisa stres jika diperkenalkan kembali dengan kandang tanpa bau yang dikenalnya. Ketika mengosongkan kandang, sisakan satu area kecil dan biarkan demikian. Pada kesempatan lain Anda membersihkan kandang kelinci, sisakan sedikit area yang berbeda. Pastikan untuk membersihkan area yang sebelumnya dibiarkan.

  • Periksa kesehatan kelinci

Pada saat mengosongkan kandang, gunakan kesempatan ini untuk mengontrol kesehatan kelinci dengan memeriksa berapa banyak makanan dan air yang dikonsumsi. Apakah kelinci makan makanan dan minum air dalam jumlah yang tepat? Periksa pula kotoran yang ditinggalkan kelinci. Apakah penampilan kotoran dan urinenya normal?

 

  • Periksa Kondisi Kandang Kelinci

Periksa adanya kerusakan, lubang, dan masalah lain pada kandang yang bisa membahayakan kelinci. Buanglah mainan yang rusak atau berjumbai.

 

  • Bersihkan Penampung Kelinci

Banyak kandang yang terbuat dari kawat memiliki penampung di bawahnya untuk menampung kotoran. Buang kotoran yang ada di penampung ini.

  • Gantilah alas tidur yang terkena kotoran

Jika sudah membersihkan kandang, gantilah alas tidur di bagian bawah kandang. Pastikan alas tidur tersebut cukup untuk menutupi seluruh bagian bawah kandang.

  • Masukkan kelinci kembali ke dalam kandang

Biarkan kelinci kembali ke kandangnya. Pastikan untuk menutup pintu kandang dengan rapat.

 

Artikel Terkait Panduan Lengkap Cara Budidaya Lebah Madu Step by Step

  1. Hama dan Penyakit Kelinci

Cara Budidaya Kelinci pada tahapan ini yaitu mengetahui jenis – jenis hama dan bagaimana cari mengatasi hama tersebut. Mari kita simak sejenak ulasan berikut ini :

 

  • Penyakit Bisul

Penyebab biasanya di tandai dengan adanya Pengumpulan darah kotor di bawah kulit. Cara pengendalian penyakit seperti ini yaitu dengan cara pembedahan dan pengeluaran darah kotor selanjutnya diberi yodium.

  • Penyakit Kudis

Penyebab yang satu ini disebabkan adanya bakteri Darcoptes scabiei. Gejala dari penyakit ini dapat ditandai dengan koreng di tubuh kelinci. Cara mengatasi penyakit ini cukup dengan menggunakan antibiotik salep.

  • Eksim

Timbulnya penyakit ini karena adanya kotoran yang menempel pada kulit. Cara pengendalian penyakit yang satu ini anda cukup mengoleskan salep pada badan kelinci.

 

  • Penyakit Telinga

Penyebab penyakit ini dikarenakan adanya Kutu. Solusi  dalam mengatasi penyakit ini anda cukup meneteskan minyak nabati.

  • Penyakit Kulit Kepala

Jenis penyakit yang satu ini di sebabkan karena adanya jamur. Biasanya penyakit ini ditandai adanya sisik pada kepala. Solusi untuk mengatasi penyakit ini yaitu dengan cara oleskan dengan bubuk balerang ke bandan kelinci.

  • Penyakit Mata

Penyebab penyakit ini karena adanya bakteri dan debu. Gejala pada penyakit ini dapat ditandai dengan adanya mata basha dan berair terus-menerus. Solusi dalam mengatasi penyakit ini cukup mudah anda hanya mengoleskan dengan salep mata.

  • Mastitis

Penyebab penyakit mastis ini dikarenakan susu yang keluar sangat sedikit atau tidak dapat keluar. Gejala penyakit ini biasanya di tandai dengan puting mengeras dan panas bila dipegang. Untuk mengatasi penyakit ini yaitu dengan tidak menyapih anak kelinci terlalu mendadak.

  • Penyakit Pilek

Timbulnya penyakit ini dikarenakan adanya virus didalam tubuh kelinci. Untuk mengatsi penyakit seperti ini anda cukup melakukan penyemprotan antiseptik pada hidung kelinci.

  • Penyakit Radang Paru – Paru

Penyebab dari penyakit ini adalah adanya kandungan bakteri Pasteurella multocida dalam tubuh kelinci. Untuk penyakit ini dapat di tandai dengan timbulnya gejala Nafas sesak, mata serta telinga kelinci berwarna kebiruan. Cara mengatasi penyakit seperti ini yaitu dengan memberikan Sul -Q-Nox untuk diminumkan.

  • Berak atau Poop Berdarah

Pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh adanya protozoa Eimeira. Apabila kelinci terserah penyakit jenis ini dapat ditandai nafsu makan kelinci hilang, tubuh kurus, perut membesar ditandai mencret berdarah. Solusi terbaik untuk mencegah penyakit ini adalah dengan memberikan minuman yang mengandung sulfaquinxalin dengan dosis 12 ml dalam 1  liter air.

  • Hama pada kelinci 

Pada umumnya adalah predator dari kelinci seperti anjing. Cara untuk pencegahan dan solusi (pengendalian) hama dan penyakit dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar kandang kelinci, pemberian pakan yang sesuai dan memenuhi gizi dan penyingkiran sesegara mungkin ternak yang sakit.

 

Demikian yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai Cara Budidaya Kelinci.  Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat untuk anda semua, khususnya bagi anda yang berminat untuk membudidayakan kelinci. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *