Panduan Cara Budidaya Ulat Jerman Step by Step

Cara Budidaya Ulat Jerman Kesempatan kali SuksesBudidaya ingin berbagi informasi mengenai ulat jerman yang dalam bahasa latin artinya Zophobas morio. Ulat jerman merupakan salah satu jenis hewan yang saat ini mulai banyak dibudidayakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Ulat jerman ini biasanya memiliki ukuran panjang 5- 6 cm, ulat ini biasanya sering digunakan sebagai bahan pakan hewan reptile.

 

Cara Budidaya Ulat Jerman

Hewan satu dapat dijadikan sebagai ladang bisnis yang menjanjikan jika proses budidaya dilakukan dengan tepat, sehingga dapat memberi penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hiduo sehari-hari. Jika anda berniat memulai budidaya ulat jerman namun masih minim pengetahuai ? tidak perlu khawatir pada kesempatan kali ini kami ingin memberi sebuah artikel yang menjelaskan cara budidaya ulat jerman step by step dibawah ini.

Banyak masyarakat indonesia berlomba-lomba untuk membudidayakan ulat jerman ini,namun meraka belum mengertahui bagaimana cara budidaya ulat jerman ini. Tetapi bagi anda yang ingin membudidayakannya jangan khawatir,disini penulis akan membagikan sebuah artikel yang membahas cara budidaya ulat jerman dengan metode yang benar.

Artikel terkait Panduan Cara Budidaya Ikan Patin Beserta Manfaatnya

 

Cara Budidaya Ulat Jerman Kualitas Terbaik

Beberapa penjelasan diatas semoga dapat membekali anda sebelum memulai usaha bisnis budidaya ulat jerman. Nah, bagaimana cara budidaya ulat jerman step by step dengan tepat dan benar ? Mari kita simak sebagai berikut :

Menyiapkan Bibit Ulat Jerman

Bibit ulat jerman yaitu “Kumbang Jerman”. Setiap kotak anda harus mengisi 500 bibit kumbang yang nantinya akan menghasilkan minimal 10 Kg ulat jerman disaat proses panen. Bagi anda yang masih pemula dalam membudidayakan ulat jerman,sebaiknya anda menyiapkan 10 kotak kumbang jerman.

Menyediakan Tempat Bagi Ulat Jerman

Kegiatan yang paling utama dalam cara budidaya ulat jerman yaitu menyiapkan beberapa wadah sesuai kebutuhan yang nantinya akan sebagai tempat menaruh kumbang dan ulat jerman.  Wadah yang harus anda siapkan berbentuk kotak dengan ukuran 40 x 60 cm.Lalu ukur tinggi kotak minimal 12 cm.Anda dapat membuat kotak dari bahan kayu. Kotak Kayu tersebut disusun seperti rak untuk memudahkan ada dalam mengontrol ulat jerman sewaktu-waktu.

Cara Budidaya Ulat Jerman

Ukuran kotak kumbang harus lebih kecil bila dibandingkan dengan kotak telur, hal ini dimaksudkan agar kotak kumbang dapat masuk kedalam kotak telur. Selain itu alas kotak kumbang jerman ialah kawat ram (kawat kotak-kotak yang terbuat dari besi) bukan dari triplek hal ini dimaksudkan agar ulat jerman dapat bertelur melalui sela-sela kawat ram tersebut dan kumbang jerman yang lainnya tidak akan memakan telur-telur tersebut. Kegunaan lainnya adalah sebagai pijakan kaki ulat jerman, sehingga apabila ulat jerman terbalik maka dengan pijakan kawat tersebut petani tidak perlu lagi repot-repot untuk membalikannya.

Artikel terkait Paduan Cara Budidaya Ulat Sutera Step by Step Di Rumah

Pemisahan Telur Kumbang Jerman dari Induk kumbang Jerman

Pada saat menaruh bibit kumbang jerman didalam kotak pastikan kondisi suhu harus normal. Waspadalah Jika terjadi peristiwa perubahan cucaca yang ekstrim ,secepatnya anda harus melakukan tindakan supaya kumbang ulat jerman tidak mati. Dalam melakukan tahap pemisahan antara telur kumbang jerman dengan induk kumbang jerman biasanya berumur 15 hari. Jika telur ulat jerman sudah mencapai umur 1 bulan ,anda harus melakukan tindakan pemisahan 2 tempat, pemisahan ini bertujuan supaya pertumbuhan ulat jerman dapat tumbuh secara merata.

Pemberian Pakan Ulat Jerman

Jika umur ulat jerman sudah mencapai sekitar 2 bulan,maka anda harus memberikan pakan tambahan bagi ulat jeman supaya pertumbuhan dan perkembnangannya semakin cepat dan maksimal.  Makanan ulat jerman ini yaitu Pollard gandum.Selain itu,anda dapt memberikan beberapa ptongan buah-buahan yang telah dicuci secara bersih.

Cara Budidaya Ulat Jerman

Pakan yang sudah mullas mengeras harus secepatnya diganti sebab kumbang dan tidak akan memakan makanan tersebut,anda dapat mengeceknya apakah pakan tersebut masih layak untuk dikonsumsi bagi ulat jerman atau tidak.perlu anda ketahui dalam membeli pollard di toko biasanya tercemar dengan pakan hewan yang lainnya,dengan demikian sebaiknya pakan perlu di oven terlebih dahulu jika anda di rumah tidak memiliki alat oven maka dapat disangrai. Tujuannya adalah supaya mematikan ulat dan hama yang ada pada pollard.

Pemeliharaan dan Pencegahan Ulat Jerman dari Hama

Didalam cara budidaya ulat jerman anda harus sering mengecek kondisi didalam kotak ulat jerman,apakah ada serangan serangga yang akan memangsa ulat jerman. Pengecekan harus dilakukan minimal 3 kali dalam sehari agar para pemangsa ulat jerman tidak berani mendekati kotak.

Pengontrolan Suhu dan Pertukaran Udara

Pastikan ulat jerman mendapat suhu yang normal guna menghindari terhalangnya manfaat oksigen masuk kedalam wadah dengan menyesuaikan jumlah ulat jerman yang diternak dengan kapasitas ruang pada kotak. Perhatikan juga perubahan cuaca yang ekstrim pada tiap daerah.

Panen Ulat Jerman

Dalam tahap pemanenan ulat jerman terlebih dahulu anda harus memastikan sudah mencapai berapa umur ulat jerman yang anda budidayakan saat ini. Biasanya Ulat jerman yang sudah siap panen berumur sekitar 3 bulan.

 

Manfaat dan Kandungan Ulat Jerman

  1. Kandungan Ulat Jerman

Ulat Jerman mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan jenis ulat lainnya.Selain sebagai pakan burung kicauan ternyata ulat jerman memiliki kandungan gizi yang  membntu dalam menambah stamina burung murai bahkan kicauan burung murai dapat lebih nyaring suaranya.Berikut ini kandungan yang terdapat pada ulat Jeman antara lain :

  • Jumlah Kandungan Protein Pada Ulat Jerman dapat mencapai 19,06%
  • Jumlah kandungan Lemak Pada Ulat Jerman  dapat mencapi 14,19%
  • Jumlah Kandungan Kalsium Pada Ulat Jerman Sekitar 173 ppm.
  • Jumlah Kandungan Serat Kasar Pada Ulat Jerman dapat mencapi 2,60%

  2. Manfaaat Ulat Jerman

Setelah anda melakukan cara budidaya ulat jerman saatnya anda memanfatkan ulat jerman, Berikut ini beberapa manfaat ulat jerman untuk burung murai antara lain :

  1. Sifat ulat jerman ini tidak panas saat dikonsumsi oleh burung murai sehingga tidak akan mengakibatkan  mabuk pada burung murai.
  2. Jika burung muraisering mengkonsumsi ulat jerman maka suara kicauannya akan lebih nyaring.
  3. Kandungan protein dan kalsium didalam ulat jerman mampu menjaga stabilitas stamina burung murai.
  4. Setelah mengkonsumsi ulat jerman,maka burung murai akan mempunyai daya tahan lebih dari serangan virus dan bakteri.

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematian Ulat Jerman

  • Menjaga Media

Media adalah suatu tempat dimana kumbang jerman dan ulat jerman melakukan peroses perkembangan .Semestinya media yang digunakan dalam cara budidaya ulat jerman harus dipastikan baik dan bebas dari penyakit. Apabila dalam cara budidaya ulat jerman tidak menggunakan media dengan baik,maka akan menyebabkan kematian pada ulat jerman.

Menurut sumber lain yang saya dapat media yang baik digunakan untuk cara budidaya ulat jerman adalah dengan menggunakan Pollard gandum. Pollard gandum ini sulit didapatkan sehingga saat ini banyak orang menggunakan voer ayam dan campuran dedak halus sebagai pengganti pollard gandum.

 

  • Pergantian Media

Jika kotak yang ditempati ulat jerman kotor maka anda harus melakukan pembersihan kotoran. Pembersihan kotoran ini dapat dilakukan 3 minggu sekali.Pembersihan ini bertujuan agar kesehatan ulat jerman selalu terjaga. Jika anda malas membersihkannya maka ulat jerman dapat punah begitu saja.

 

  • Pemberian Pakan dan Minum

Ulat Jerman saat mengkonsumsi makanan begitu rakusnya,jadi patikan dalam pemberian pakan dan minum jangan selalu telat. Apabila dlam pemberian pakan dan minum terlambat maka resikonya akan si ulat jerman akan memakan ulat lainnya yang berukuran lebih kecil. Dalam pemberian pakan sebaiknya dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu di saat pagi dan malam hari.

Dalam memberikan pakan di pagi hari dapat anda lakukan sekitar pukur 08.00 – 09.00,sedangkan pada malam hari sekitar pukul 20.00 – 21.00 dan berikan minum satu kali pada siang hari. Pemberian pakan dan minum harus disesuaikan dengan  kapasitas kepadatan ulat jerman didalam setiap kotak.

Pemberian pakan yang baik dapat berupa campuran ampas tahu dengan tepung terigu+EM4,sedangkan dalam pemberian minum anda dapat memberikan berupa wortel,waluh kuning,kentang,labu siam dll.Dalam pemberian minum dengan potong tipis dan memanjang minum yang akan diberikan,jangan terlalu berlebihan jika tidak habis akan menyebabkan media menjadi lembab dan berjamur.

 

  • Kapasitas dan Kepadatan Ulat Jerman

Didalam cara budidaya ulat jerman jika kapasitas kotak berlebihan maka dapat menyebabkan persaiangan dalam memperebutkan makanan serta dapat membuat kondisi udara dalam kotak pengap,tentu masalah ini membuat kesehatan ulat jerman tidak terjaga. Biasanya kotak yang berukuran 65*45 diisi maksimal 250 ekor kumbang saja.

  • Usia Pemindahan Kotak

Maksud Usia pemindahan kotak artinya pemindahan indukan kumbang. Proses pemindahan induk kumbang dilakukan satu kotak ke kotak lainnya. Kegiatan pemindahan dilakukan jika usia ulat jerman sudah mencapai 15 hari,tujuannya agar calon anakan nantinya tidak terlalu padat dan tentunya akan membuat ulat jerman lebih cepat pertumbuhannya. Jangan lupa setalah usianya telah mencapai 3 minggu maka akan dilakukan persortiran agar ulat jerman dapat tumbuh besar secara bersamaan.

  • Kondisi Kotak dan Ruang Ulat Jerman

Didalam cara budidaya ulat jerman pastikan kotak dan ruangan yang digunakan harus benar-benar seteril atau bebas dari penyakit.Kotak dan ruangan hal yang paling utama didalam cara budidaya ulat jerman karena pada umumnya kotak dan ruangan dapat menjadi salah satu indikator penyebab kematian pada ulat jerman ,hal ini di sebabkan kondisi yang tidak seteril.

Cara pensetrilan kotak dapat dilakukan hanya meyemprot ruangan dengan campuran larutan formalin dengan dosis 25ppm atauoun kalium dengan dosis 20ppm. Setelah melakukan kgiatan penyemprotan diamkan kotak dan ruangan 7-10 hari dan setelah itu kotak atau ruanagn siap digunakan kembali seperti semula.

 

  • Perlindungan Kotak

Perlindungan kotak bertujuan agar hama seperti cecak,kecoa dan semut tidak memangsa ulat jerman. Dampak negatif dari penyerangan cecak,kecoa dan semut ini dapat menimbulkan penyakit pada ulat jerman dan bahkan di khawatirkan akan membawa penyakit baru bagi ulat jerman. Didalam cara budidaya ulat jerman,apabila terjadi penyerangan terhadap ulat jerman anda cukup menutup dengan waring dan memberikan OLI pada potongan botol plastik lalu ditaruh di tiang rak tempat ulat jerman diletakkan.

  • Perubahan Iklim

Ulat jerman dapat bertahan hidup pada iklim dingin ataupun panas dengan suhu antara 20-29 derajat celcius.Namun yang dikhawatirkan apabila terjadi perubahan suhu secara mendadak dari iklim panas ke dingin dan sebaliknya. Jangankan ulat jerman, Manusia saja jika daya tahan tubuhnya kurang baik dapat teerserang penyakit seperti batuk,pilek,bahkan demam apalagi ulat jerman yang mengalami perubahan suhu. Permasalahn seperti ini harus ditangani segera mungkin.

 

Sekian Informasi dari SuksesBudidaya mengenai Cara Budidaya Ulat Jerman, semoga sedikit informasi ini dapat menambah pengetahuan anda mengenai usaha ulat terima kasih atas kunjungannya.

Komentar

    […] Artikel Terkait : Panduan Cara Budidaya Ulat Jerman Step by Step […]

    […] Artikel Terkait : Panduan Cara Budidaya Ulat Jerman Step by Step […]

    John

    (April 15, 2018 - 8:15 am)

    Hey webmaster
    When you write some blogs and share with us,that is a hard work for you but share makes you happly right?
    yes I am a blogger too,and I wanna share with you my method to make some extra cash,not too much
    maybe $100 a day,but when you keep up the work,the cash will come in much and more.more info you can checkout my blog.
    http://bit.ly/makemoneymethod2018
    good luck and cheers!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *