Panduan Cara Menanam Kurma Step by Step Buah Berlimpah

Cara Menanam Kurma –  Kurma merupakan tanaman palma dalam genus phoenix yang berarti buahnya dapat dikonsumsi, meskipun sebenarnya kurma tidak memiliki daerah asal yang jelas karena sudah ada sejak dulu. Namun menurut beberapa sumber yang kami baca kurma berasal dari daerah teluk persia.

Cara Menanam Kurma 

Tanaman ini memiliki jenis pohon seperti dauh kelapa dan pinang atau palem-paleman yang bernama latin Phoenix dactylifera. Kurma dapat dibudidayakan dengan teknik generatif atau dari biji yang dikecambahkan menggunakan medai tisu basah atau medai semai seperti budidaya tanaman lainnya.

 

 

Sekilas tentang kurma

Setelah tanaman kurma tumbuh dan berkembang, usia kurma dapat bertahan hingga puluhan tahun. Tanaman ini dibagi 2 jenis yaitu kurma jatan sebagai pemberi pembuahan dan kurma betina sebagai penghasil buah.

Sekian banyak buah kurma yang dikonsumsi oleh masyarakat indonesia memiliki jenis kelamin jantan oleh karena itu budidaya kurma sangat sulit dilakukan, bukan karena penanamannya yang sulit tetapi mencari kurma betina untuk menghasilkan buah itu yang sulit.

Oleh karena jika anda berniat melakukan budidaya kurma sebaik membeli bibit dari petani kurma agar dapat memberi tahu mana bibit kurma betina dan mana bibit kurma jantan sehingga budidaya yang dilakukan berjalan serta menghasilkan panen yang berlimpah. Sebelum kita memasuki cara menanam kurma ada baiknya anda ketahui beberapa manfaat yang dapat diperoleh tubuh setelah mengkonsumsi buah ini, yaitu :

 

 

Manfaat Mengkonsumsi Kurma Untuk Kesehatan Tubuh

Sebelumnya kami sudah memberitahu bahwa artikel ini menjelaskan cara menanam kurma, namun kami hanya ingin memberi sedikit manfaat mengkonsumsi kurma yaitu :

 

  1. Menjaga kesehatan Tulang

 

Kurma mengandung kalsium yang tinggi sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang orang dewasa, remaja bahkan anak-anak. kami sangat menyarankan kepada anda yang ingin memiliki tulang sehat agar mengkonsumsi buah kurma setiap hari dengan porsi yang cukup.

 

  1. Melancarkan Buang air Kecil

 

Dengan mengkonsumsi kurang ternyata dapat membantu proses buang air kecil menjandi lebih lancar, jumlah buah kurma yang dikonsumsi sehari adalah minimal 5 buah.

  1. Mengandung Serat yang tinggi

Kandungan serat yang tinggi pada buah kurma sangat cocok untuk menjaga kesehatan tubuh serta proses buang air besar dapat lebih lacar. Kami sangat menyarankan pada anda yang memiliki gangguan pada buang air untuk mengkonsumsi buah kurma setiap hari.

 

  1. Mengatasi gangguan usus

Masalah pada usus dapat diatasi dengan mengkonsumsi buah kurma karena buah ini mengandung nikotin yang baik untuk membersihkan saluran pencernaan dan mengatasi masalah pada saluran pencernaan.

 

  1. Mengatasi anemia

Masalah anemian atau kekurangan darah ternyata dapat diatasi dengan mengkonsumsi buah kurma setiap hari, oleh karena itu kami disini sangat menyerankan pada anda yang mengalami kekurangan darah atau anemia untuk sering-sering mengkonsumsi buah satu ini yang banyak mengandung zat besi.

 

  1. Menaikkan berat badan

 

Selanjutnya kurma dapat membantu anda dalam menaikan berat badan, karena kandungan kalori yang tinggi bisa membantu menambah nafsu makan sehingga badan yang sebelumnya kurus dapat menjadi lebih gemuk atau berisi.

 

  1. Mengatasi Alergi

 

Kandung pada kurma selanjutnya adalh sulfur, kandungan ini dapat membantu anda mengatasi masalah alergi makanan atau cuaca yang sering menyerang tubuh.

Artikel Terkait Cara menanam nanas Step by Step Buah Berkualitas Unggulan

 

Cara Menanam Kurma

 

Kita ketahuai kurma merupakan tanaman yang berasal dari dataran timur dan mampu tumbuh serta berkembang pada iklim sangat panas, namun karena perkembangan dunia pertanian yang sangat pesat membuat tanaman kurma dapat dengan mudah tumbuh di Indonesia. Berikut ini cara menanam kurma, yaitu :

1.Pemilihan bibit kurma

Cara menanam kurma yang pertama adalah pemilihan bibit, tanaman kurma dapat dibudidayakan dengan teknik generatif atau biji. Anda dapat memperoleh bibit kurma dengan cara membeli pada petani kurma handal atau mengumpulkan kurma yang sudah dikonsumsi secara pribadi.

Cara Menanam Kurma 

Sebelum kami menjelaskan cara pemilhan bibit anda baiknya anda ketahui  beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu jenis kurma yang akan dibudidayakan, terdapat beberapa jenis kurma yang sering anda temukan di Indonesia diantaranya kurma ajwa, kurma khalas, deglet nour, khenaizi, zahidi, medjool dan khadrawi. Kurma sokari, silaj, bahri dan sekki.

Dibawah ini adalah langkah-langkah menyiapkan bibit kurma :

  • Tahap pertama pilih dulu jenis kelamin kurma yang dibudidayakan karena hanya kurma betina yang bisa berbuah sedangkan untuk kurma jatan bertugas membuahi kurma betina agar berbuah.
  • Jika anda berniat melakukan pembelian bibit kurma di pasar, usahakan untuk membeli dalam jumlah yang banyak karena jenis kelamin bibit kurma yang sering ditemui adalah bibit jantan.
  • Jumlah bibit atau biji kurma yang anda beli dipasar dalam jumlah banyak akan memberikan tingkat keberhasilan tinggi
  • Setelah bibit atau biji kurma sudah terkumpul banyak, tahap selanjutnya yang adalah pemberian biji dari daging kurma tujuannya agar tingkat pertumbuhan biji lebih tinggi.
  • Begitu bibit atau biji bersih, anda dapat merendamnya dengan air yang dicampur dengan zat pengatur organik atau ZPT dalam waktu 5 hingga 6 hari agar bibit dapat lebih mudah tumbuh tunas atau kecambah.

2. Tahap pertumbuhan Kecambah

 

Setelah proses penyiapan bibit atau biji selesai dan membersihkan biji dari daging kurma serta perendaman dengan ZPT anda dapat melakukan tahap selanjutnya dalam cara menanam kurma yaitu pertumbuhan kecambah. Pada proses ini anda dapat menggunakan 2 metode yaitu dengan media semai dan media tisu basah, berikut tahap pertumbuhan kecambah kurma yaitu :

  • Tentukan dulu metode apa yang ingin anda gunakan, jika memilih menggunakan tisu sebagai media pertumbuhan kecambah anda perlu menyiapkan tempat atau wadah berukur sedang dan pastikan wadah memiliki tingakt pertahan yang tinggi dengan kondisi basah atau lembab
  • Begitu wadah siap letakkan tisu basah didalamnya beserta bibit kurma, anda perlu membasahi tisu setiap hari. Hindari tisu kering karena dapat menghambat bahkan membunuh bibit kurma tumbuh, kurma daat tumbuh setelah umur 14 hari dari masa awal pertumbuhan.
  • Namun jika anda memilih menggunakan media semai sebagai metode pertumbuhan kecambah biji kurma, anda dapat menyiapkan media tanaman berupa Campurkan cocopeat, kompos beserta pasir untuk media tanam awal dan menjaga kelembaban dari media tanam. Gunakan perbandingan 2 : 1 :1, dimana 2 untuk pasir dan perbandingan 1 untuk media kompos beserta cocopeat.

 

 

 

3. Pemindahan Bibit Kurma

 

Setelah proses pertumbuhan kecambah yang anda lakukan diatas berhasil, maka tahap selanjutnya dalam cara menanam kurma adalah pemindahan bibit kurma. Pada proses ini bibit kurma akan siap dipindahkan setelah memiliki daun 3 helai dan tinggi mencapai 4 hingga 10 cm, hal ini dilakukan agar bibit kurma dapat lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan dapat tumbuh serta berbuah dengan maksimal.

Jika sebelumnya anda menggunakan tisu basah sebagai media pertumbuhan kecambah kurma, maka anda dapat menunggu selama 14 hari atau bibit kurma sudah memiliki tinggi mencapai 10 cm. Sedangkan bagi anda yang menggunakan semai sebagai media pertumbuhan kecambah akan memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan tisu basah, anda dapat menunggu bibit kurma tumbuh dalam waktu 20 hari kurang lebih atau memiliki tinggi mencapai 20 sampai 30 cm. Hal ini dilakukan agar budidaya kurma yang anda lakukan benar-benar menghasilkan buah berkualitas dan berlimpah.

Pada proses ini anda tidak melakukan penanaman kurma, melainkan hanya memindahkan bibit kurma kewadah yang lebih besar dari tempat pertumbuhan kecambah sebelumnya. Anda dapat menggunkan pot atau ember yang berukuran sedang, pastikan wadah yang dipilih memiliki ukuran yang cukup untuk bibit kurma tumbuh dengan maksimal

Selain itu wadah atau tempat untuk bibit kurma tumbuh, ada hal lain yang perlu anda perhatikan yaitu lokasi peletak bibit. Letakan wadah atau bibit kurma pada daerah yang cukup lembab serta terlindung dari serangan hama pengganggu baik penyakit maupun serangga perusak dan letakkan bibit kurma pada daerah yang terkena sinar matahari cukup agar saat dipindahkan pada lokasi penanaman kurma dapat dengan mudah beradaptasi.

Artikel Terkait Cara Menanam Lombok Buah Berkualitas Unggulan

4. Proses Penanaman Kurma

 

Begitu kurma tumbuh cukup besar dan siap dipindahkan pada lokasi budidaya, maka cara menanam kurma selanjutnya adalah proses penanaman kurma. Sebelumnya kami sudah menjelaskan bahwa tahap diatas bukanlah proses menanam melainkan proses pemindahan bibit kurma kewadah atau tempat yang lebih besar agar bibit mendapat ruang cukup untuk berkembang. 

Cara Menanam Kurma 

Cara budidaya kurma kali ini anda akan memilih lokasi penanaman, pilihlah lokasi yang luas agar daya tampunn tanaman kurma tinggi. Selain itu setiap melakukan penanaman kurma beri jarak antar tanaman agar tanaman kurma memperoleh ruang yang cukup untuk tumbuh dan mendapat unsur hara serta makanan yang cukup.

Ukuran lubang untuk menanam kurma juga sangat penting, ukuran lubang sebaiknya 50 sampai 60 cm serta jarak antar tanaman 5 sampai 6 cm per tanaman kurma. Setelah anda membuat lubang bisa menanambahkan pupuk kandang kering didalamnya dengan takaran yang cukup dan diam beberapa hari kurang lebih 3 hingga 4 hari, lalu anda bisa menanam kurma didalam lubang tersebut. Penyirman dapat dilakukan 2 sampai 3 kali sehari karena kurma merupakan tanaman yang dapat bertahan dengan baik pada lokasi yang kering bahkan sangat kering.

 

5. Perawatan Pohon Kurma

 

Setelah tahap penanaman selesai, cara menanam kurma tidak selesai sampai disini karena pada kali ini anda akan melakukan perawatan agar tanaman kurma yang anda bubidaya memerlukan perawatan khusus. Tujuan dilakukan perawatan agar tanaman kurma memperoleh asupan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan pembuahan, perawatan yang perlu anda lakukan adalah penyiraman, pemberian pupuk susulan, pembersihan lahan dari tanaman pengganggu lainnya.

Penyiraman dapat anda lakukan secara rutin pagi dan sore hari setiap 3 harri sekali, pemberian pupuk susulan dapat anda lakukan pada tanaman kurma yang sudah mulai berbuah karena pada proses ini kurma sangat memerlukan asupan nutrisi agar buah yang dihasilkan berkualitas bagus. Selain itu pembersihan lokasi atau lahan budidaya juga perlu dilakukan karena tanaman pengganggu dapat mengurangi nutrisi didalam tanaman lahan budidaya kurma anda, pembersihakan lahan dapat dilakukan 3 sampai 4 bulan sekali tergantung pertumbuhan tanaman pengganggu dilahan anda.

 

 

6. Proses Panen

Cara menanam kurma yang terakhir adalah panen, proses yang sangat dinanti-nanti oleh para petani kurma. Pada proses ini anda baru bisa membedakan mana tanaman kurma jantan dan kurma betina, untuk kurma jatan memiliki bunga putih berukuran kecil serta mengandung tepung sedangkan untuk kurma betina ukuran bunga lebih besar serta memiliki pentol. Berikut beberapa fase pada proses pematangan kurma, yaitu :

  1. Fase hababouk, pada tahap ini buah kurma sudah menerima pembuahan dari kurma jatan dalam waktu 5 minggu. Ciri-ciri kurma yang masuk fase ini adalah proses pertumbuhan lambat, buah imatur, berat perbuah 1 gram serta tertutup semua oleh katup bunga.
  2. Fase kimri, pada tahap ini buah sudah bertekstur keras serta memiliki warna seperti apel hijau namun belum bisa dikonsumsi. Tahap ini merupakan fase yang sangat lama karena membutuhkan waktu 9 sampai 2 minggu.
  3. Fase khalal, pada tahp ini buah sudah berubah warna dari hijau kewarna kuning kehijaun atau merah tua. Fase ini buah sudah memiliki ukuran maksimal dan kandungan gula mengalami peningkatan dengan cepat serta kandungan air menurun.
  4. Fase ruthab, pada tahap ini buah sudah dapat dikonsumsi karena memiliki rasa yang segar dan warnanya sudah berubah kecoklatan hitam. Berat buah mengalami penuruna secara dratis karena kandungan air turun.
  5. Fase tamr, tahap sebelumnya buah sudah dapat dikonsumsi namun belum matang sempurna. Fase ini buah sudah benar-benar matang rasanya buahnya manis serta tekstur buah sangat lembut.

 

Keunggulan Menanam Kurma Di Indonesia

Kita ketahui kurma berasal dari daerah timur yang memiliki curah hujan rendah dan sangat kering namun tetap dapat tumbuh dengan baik. Namun tahukah anda ternyata tanaman kurma dapat dibudidayakan di Indonesia bahkan bisa menghasilkan buah dengan kualitas lebih baik dibanding dari daerah asalnya, berikut beberapa keunggulan menanam kurma di Indonesia yaitu :

Handal dan tahan lasak

Tanaman kurma dapat tumbuh pad daerah ekstrim yang memilki suhu kurang dari 15 derjata celcius sampai dengan 51 derajat celcius, tetapi tahukah anda ternyata kurma dapat tumbuh dengan sangat baik di negara kita yang memiliki suhu mencapai 25 derajat celcius dan ketinggian mencapai 400 mdpl teruma di daerah dataran tinggi seperti bogor.
Produktifitas sangat tinggi

Kami disini ingin memberitahu bahwa hasil buah kurma yang dibudidayakan di Negara indonesia memiliki hasil panen atau hasil buah yang lebih banyak dibandingkan dengan negara asalnya karena kurma dapat menghasilkan buah sebanyak 15 sampai 45 ton pertahun dengan jumlah pohon 150.

 

Menghasilkan akar kurma yang unik

Pohon kurma meiliki akar yang berbeda dengan akar pohon kelapa ataupun kelapa sawit. Akar serabutnya terbagi sebagai Akar Atas/Udara, Akar Samping, Akar Tengah dan Akar Dalam. Akar Dalamnya bisa menunjam hingga 12 m ke bumi. Sedangkan Akar Sampingnya merayap tak lebih dari 1 m dari bonggolnya.

 

Adaptasi yang baik

Pohon betina kurma mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya dan menghasilkan jenis buah baru yang khas karena lingkungannya dan karena hasil persilangannya. Ini keistimewaan lain yang akan dibahas diartikel berikutnya.

 

Propagasi cepat dan beragam cara

Kurma bisa dikembang-biakkan dengan 3 cara: dari biji, tunas (offshoot, seperti pisang) dan kultur jaringan (kuljar / tissue culture). Kasus di Bard Valley USA, dari 18 bibit menjadi 200 ribu pohon dalam 72 tahun. Sedangkan secara teoritis, dengan asumsi 1 pohon ada 10 tandan masing-masing ada 50 untai dan ada 20 butir per untai. Maka 1 pohon bisa tersedia 10.000 bibit sekali panen, yang dalam 10 tahunan bisa 3 panen, maka tersedia 30.000 bibit dari biji.

 

Demikian informasi yang dapat SuksesBudidaya sampai kepada anda mengenai Cara Menanam Kurma Step by Step beserta keunggulan membudidayakan tanaman ini di Indonesia, semoga artikel ini dapat menjadi referensi yang baik untuk anda memulai pertani kurma sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *