Panduan Lengkap Cara Budidaya Bebek Step by Step

Cara Budidaya BebekJumpa lagi bersama kami dalam SuksesBudidaya, Kali ini kami akan menyampai informasi mengenai Cara Budidaya Bebek. Bebek adalah salah satu hewan hewan peliharaan yang biasanya kita jumpai di daerah pedesaan. Tetapi, hanya sebagian orang yang gemar memelihara bebek ini. Bebek memiliki sifat dalam kesehariaan yaitu suka pada kondisi tempat yang becek – becek, sehingga banyak sebagian orang yang tidak suka akan hal itu.

Tak disangka bagi para peternak bebek tidak memperdulikan akan sifat bebek tersebut karena bebek dapat menjadikan sebuah usaha bagi para ternak tersebut. Telur dan daging bebek yang dihasilkannya cukup berguna dan bermanfaat apabila dikonsumsi oleh manusia. Gizi yang terkandung didalam telur bebek menjadikan harga telur bebek ini cukup mahal dibandingkan dengan telur ayam. Saat ini permintaan pasar tehadap daging beebk cukup tinggi, hal ini juga membuat harga daging bebek memiliki harga yang cukup tinggi.

Cara pengolahan daging bebek ini cukup mudah, daging bebek memiliki kualitas daging yang empuk dan rasanya yang lezat membuat banyak masyarakat ingin mengkonsumsinya. Pada setiap restoran pastinya anda dapat menemui menu makanan daging bebek ini. Daging bebek dapat dioalah menjadi bebek goreng, bebek bakar dan juga gulai bebek. Namun kebanyakan orang mengolahkan secara dibakar karena lebih lezat rasanya.

Artikel Terkait Panduan Lengkap Cara Budidaya Ayam Potong Step by Step

Mengenal Tentang Bebek ?

Nama bebek merupakan sebutan lain dari hewan yang bernama itik. Hal yang wajar jika berbeda tempat, hewan yang sama memiliki sebutan nama yang berbeda. Nenek moyang dari itik ini diketahui berasal dari Amerika Utara. Awalnya, itik adalah jenis hewan itik liar (Anas moscha) atau Wild mallard. Tetapi, kemudian dijinakkan dan terus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang saat ini dipelihara. Itik yang dipelihara ini juga dapat disebut Anas domesticus. Itulah sedikit dari sejarah asal mula hewan yang bernama bebek atau itik ini. Untuk mengenal bebek pedaging, dapat dilakukan dari mengenal dari penggolongan bebek itu sendiri.

 

Cara Budidaya Bebek

Berikut beberapa jenis – jenis bebek, yaitu :

  1. Itik/bebek petelur seperti Khaki Campbell, Indian Runner, Buff, dan CV 2000-NA
  2. Itik/bebek pedaging seperti Rouen, Peking, Aylesbury, Cayuga dan Muscovy
  3. Itik/bebek ornamental seperti Mandariun, East India, Blue Swedish, Crester, Wood dan Call.

Dari pengelompokan bebek diatas, sebenarnya semua jenis bebek dapat dimanfaatkan dagingnya untuk dimakan. Namun, dari ketiga jenis tersebut bebek pedaginglah yang sangat digemari karena pertumbuhannya yang cepat besar. Dan mengenal bebek pedaging tidak hanya sampai disitu saja, juga tentang bagaimana prospek usaha peternakan bebek berikut ini. Untuk melakukan usaha peternakan bebek yang dimanfaatkan dagingnya, sangat direkomendasikan untuk membudidayakan bebek pedaging ini.

Salah satu faktor yang menjadi pertimbangn adalah agar dapat meraup keuntungan yang lebih besar. Bebek pedaging dipilih karena memiliki pertumbuhan yang relatif lebih cepat jika dibandingkan dengan bebek lainnya. Selain itu, bobot yang dimiliki bebek pedaging ini juga lebih berat jika dibandingkan dengan bebek jenis lainnya.

Dari dua keunggulan bebek pedaging tersebut, maka usaha peternakan bebek pedaging akan dapat menuai keuntungan yang diharapkan. Karena, dengan waktu pemeliharaan yang singkat akan dihasilkan bebek yang memiliki bobot yang berat. Dengan begitu, bebek akan memiliki harga yang mahal dan didapatlah keuntungan itu. Kemudian untuk mengenal bebek pedaging, terdapat beberapa ciri-ciri bebek pedaging ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kerangka tubuh yang besar

Bebek pedaging memiliki tulang dada yang lebar sekaligus panjang. Juga memiliki tulang paha dan kaki yang lebar, karena bagian inilah yang memiliki banyak daging.

  1. Memiliki pertumbuhan yang pesat

Pertumbuhan bebek pedaging relatif lebih cepat dibanding bebek jenis lain. Dengan begitu, panen bebek pedaging dapat dilakukan pada saat umur yang masih muda saat dagingnya masih lunak. Sekitar umur dibawah 12 minggu, biasanya bebek pedaging sudah dapat dipanen.

  1. Memiliki pertumbuhan bulu yang cepat pula

Selain pertumbuhan tubuhnya yang cepat, bulu bebek pedaging juga dapat tumbuh cepat. Sehingga, ketika bebek dipanen sudah memiliki bulu yang besar dan indah.

Artikel Terkait Panduan Lengkap Cara Budidaya Walet Rumahan Step by Step

Cara Budidaya Bebek Kualitas Terbaik dan Hasil yang Melimpah

Berikut Cara Budidaya Bebek dari pemilihan jenis bebek hingga panen bebek, yaitu :

  1. Pemilihan Jenis Bebek yang Diternak

Cara Budidaya Bebek

Cara Budidaya Bebek ini sesungguhnya membutuhkan ketelitian dalam memilih jenis bibit bebek yang akan di budidayakan naantinya. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang Cara Budidaya Bebek, sebaiknya terlebih dahulu kita mengetahui jenis bebek yang akan dibudidayakan nantinya. Sebab jenis bebek akan memberikan dampak terhadap metode budidaya yang akan kita lakukan. Berikut ini jenis bebek berdasarkan tipenya, yaitu :

  • Bebek petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff dan CV 2000-INA
  • Bebek pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy dan Cayuga
  • Bebek ornamental seperti East India, Call, Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.

Adapun di Indonesia Jenis bebek terbagi atas beberapa type, yaitu :

  • Itik Tegal, memiliki ciri-ciri seperti warna bulu putih polos sampai cokelat hitam, warna paruh dan kaki kuning atau hitam.
  • Itik Mojosari, memiliki ciri-ciri seperti warna bulu cokelat muda sampai cokelat tua, warna paruh hitam dan kaki berwarna hitam.
  • Itik Alabio, memiliki ciri-ciri seperti badan lebih besar dibandingkan dengan itik Tegal.
  • Itik Asahan dibudidayakan di Tanjung Balai, Sumatera Utara.
  • Itik Persilangan

Setelah mengetahui beberapa jenis bebek yang ada di Indonesia, ternyata untuk jenis bebek yang banyak dibudidayakan di Indonesia pada umumnya yaitu bebek tegal, bebek khaki campbell, bebek alabio, bebek mojosari, bebek bali, bebek CV 2000-INA dan jenis-jenis bebek petelur unggul lainnya.

 

  1. Persiapan Lokasi Budidaya Bebek

Cara Budidaya Bebek dalam persiapan lokasinya sebaiknya agak berjauhan dari jangkauan pemukiman penduduk. Tetapi akses jalan untuk menuju lokasi harus mudah dan bagus artinya apabila mobil atau motor menuju ke tenpat lokasi tidak terhambat oleh jalan. Dalam memilih lokasi pastikaan di sekeliling lokasi jauh dari serangan predator atau pemangsa bebek. Predator tersebut dapat berupa berang – berang, biawak, ular dan hewan pemangsa lainnya. Pilihlah lokasi tempat budidaya bebek anda yang sekiranya strategis dan nyaman bagi bebek itu sendiri.

 

  1. Pembuatan Kandang Budidaya Bebek

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pada pertumbuhan dan perkembangan bagi bebek itu sendiri diantaranya adalah :

  • Menyiapakan Sarana dan Peralatan
  • Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
  • Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
  • Berikan penerangan kandang untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang.

Pada pembuatan kandang bebek sendiri, disisni kami akan memeberikan tiga model kandang yang dapat anda gunakan dalam pembangunan kandang pada budidaya bebek anda, berikut ini diantaranya adalah :

  • Kandang untuk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD
  • Kandang untuk itik remaja (Brower ) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
  • Kandang untuk itik masa bertelur (layar) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).

 

  1. Persiapan Bibit Bebek

Salah satu kunci sukses dalam Cara Budidaya Bebek yang paling utama yaitu pemilihan bibit bebek. kuncinya  Ada 3 cara memilih bibit bebek yang bisa kita lakukan, diantaranya:

  • Membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya
  • Memelihara induk itik yaitu pejantan + betina unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
  • Membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari Dinas Peternakan setempat.

Pastikan anda benar-benar memiulih bibit yang unggul dan sudah diuji keunggulannya, agar produksi ternak kita bisa optimal. Untuk ciri DOD yang baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Udang Step by Step Secara Tepat dan Benar

  1. Perawatan Bibit Bebek

Setelah pemilihan bibit selesai dan anda sudah menemukan bibit bebek yang berkualitas baik maka langkah selanjutnya adalah perawatan bibit bebek. Pada umumnya para petenak bebek memeilih bibit DOD karena memiliki kualitas yang dianggap paling baik.

  • Perawatan Bibit

Cara Budidaya Bebek pada perawan bibit bebek sebaiknya segera ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pastikan didalam tempat brooder temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater.

  • Perawatan calon Induk

Di dalam Cara Budidaya Bebek untuk melaukan proses perawatan terbagi ats  dua jenis yaitu induk untuk produksi telur daan induk untuk penetas telur. Pada kedua jenis perawannya sama saja, hanya bed halnya  pada induk untuk penghasil telur tetas harus adanya pasangan ( Pejantan ) dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.

  1. Pemberian Pakan Bebek

Cara Budidaya Bebek

Pada Cara Budidaya Bebek ini untuk pemberian pakan sendiri sebaiknya disesuaikan dengan usia bebek. Pada fase bertelur itik membu tuhkan pakan dengan kandungan protein 17% – 20% dan energi sebesar 2.700kkal – 2.88kkal. Bahan pokok pakan sumber karbohidrat antara lain dedak, jagung,karak atau aking (nasi yang dikeringkan) serta menir.

Sedangan sumber protein hewani (segar): ikan rucah, kerang, remis, kulit udang, diberikan oleh peter nak di dekat pantai. Bekicot dan keong sawah diberikan oleh peternak di areal pertanian dan rawa. Untuk mengantisipasi kurangnya ikan segar bisa dikeringkan dan dibuat tepung.

Junkah pakan yang diberikan juga bervariasi. Patokannya seekor itik membutuhkan 155 g/hari (kering). Pada kadar air 15% – 20% bobotnya kurang lebih 220 g. Ada peternak membi pakan 20kg/100 ekor/ hari. Peternak lain memberi 7 kg aking, 5 kg katul, 15 kg ikan segar atau 5 kg tepung ikan. Atau 25 kg – 27 kg per hari.

Berikut ini teknis pembagian pakan sesuai dengan usia bebek :

  • Umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
  • Umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai
  • Umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
  • Umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu : 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).

Sebagian peternak member pakan di dalam ruang istirahat. Sebaiknya pakan jangan kepanasan. Pemberian pakan dua kali (pukul 07.00 dan 17.00) atau tiga kali (plus pukul 12.00) sehari, tergantung kebiasaannya. Di antara jam pakan dua kali, biasanya diselingi dengan camilan protein hewani.

Jangan mengganti jenis pakan, petugas pakan dan jadwal pakan tiba-tba, sebab ini bisa membuat itik stress. Hindari pemberian pakan di luar jadwal dan memaksa itik berhenti makan. Pemberian pakan sebaiknya diberikan saat semua itik dalam keadaan terjaga.

  1. Pengendalian Penyakit

Pada budidaya bebek pastinya ada bebrapa penyakit yang dapat menyerang bebek itu sendiri. Bebebk yang terserang penyakit pada umumnya memiliki ciri – ciri atau di tandai dengan hilangnya nafsu makan, tidak dapat bersuara, kegiatanya lambat atau tidak stabil. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyerang bebek dan cara mengatasi penyakitnya adalah :

  • Penyakit Berak Kapur

Timbulnya penyakit disebabkan oleh adanya bakteri Salmonella Pullorum. Apabila bebek terserang oleh penyakit seperti ini biasanya di tandaidengan gejala berak putih . Untuk mengatasi penyakit seperti ini dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan kandang, makanan, minuman, vaksinasi, dan itik yang sakit dipisahkan

  • Penyakit Cacing

Timbulnya penyakit cacingan karena adanya berbagai jenis cacing di dalamnya. Jika bebek terjangkit penyakit seperti ini biasanya nafsu makan menurun, menyebabkan mencret, bulunya berubah menjadi kusam dan produksi telur yang dihasilkan juga kurang. Cara mengatsi untuk penyakit ini anda perlu membersihkan kandang, menjaga kandang suapaya kondisinya tidak lemba, minum dan makanan harus kondisinya bersih serta sanitasi kiandang.

  • Penyakit Lumpuh

Timbulnya penyakit lumpuh dapat disebabkan oleh kurangnya pemberian vitamin B. Biasanya jika bebek terserang penyakit ini pada bagian persendiajn kaki bebek akan mengalami kebengkakan, jalan pincang, kurang sehat dan akan mengakibatkan lumpuh. Penyakit seperti ini dapat dicegah melalui pemberian sayuran secara teratur dalam bentuk segar untuk  setiap harinya.

  1. Perkawinan Bebek

Setelah memasuki usia 20 minggu, biasanya bebek akan siap untuk dikawinkan. Sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/perkawinan itik dengan bantuan tangan manusia dan nature mating (perkawinan itik secara alami).

  1. Panen Bebek

Setelah proses itik betina dibuahi maka itik akan bertelur. Itik bisa bertelur 200-250 butir pertahun. Waktu memanen yang tepata adalah pada pukul 06.00 – 07.00. Wadah telur berupa keranjang atau wadah lain yang cekung. Hendaknya telur segera dipasarkan. Unuk meningkatkan nilai tambah, telur bisa diasinkan terlebih dahulu untuk dijual sebagai telur asin. Telur tidak boleh disimpan lebih dari lima hari.

Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Gurame Step by Step Kualitas Unggulan

Pasca Panen Bebek

Hasil dari pemnenan budidaya bebek dapat beerupa seperti :

  • Telur bebek
  • Telur asin, telur pindang, dll.
  • Daging bebek
  • Bebek dapat diolah menjadi bebek panggang dll
  • Bulu dapat diolah menjadi kerajinan tangan
  • Tinja/kotoran itik dapat menjadi pupuk.

 

Tips Pasca Pemanenan Bebek

Untuk menjaga agar telur bebek bisa tahan lama, karena biasanya telur yang tidak diberi perlakuan khusus hanya bisa bertahan 2 minggu saja. Maka dari itu telur harus ‘diawetkan’, yaitu dengan cara:

  1. Cara pertama dengan mengguanakan air hangat. Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari. Selain dengan air hangat juga bisa dengan menggunakan daun jambu biji. Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang. Minyak kelapa kelapa juga bisa kita gunakan untuk mengawetkan telur. Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.

 

  1. Pengawetan telur bebek selanjutnya adalah dengan menggunakan natrium silikat. Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat10% selama satu bulan.

 

  1. Cara mengawetkan yang juga bisa anda lakukan adalah dengan bentuan garam dapur. Garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.

 

Manfaat Bebek Bagi Manusia

  1. Makanan ternak

Bulu bebek memiliki senyawa bernama asam amino yang baik untuk ternak. Kandungan asam amino dalam bulu bebek dapat diambil dengan menggiling terlebih dahulu bulu bebek hingga hancur. Setelah itu campurkan dengan makanan ternak yang biasanya diberi. Aduk hingga merata baru diberikan keternak. Jadi bulu bebek bukanlah limbah yang dibuang begitu saja. Namun manfaatkan juga sebagai pelengkap makanan ternak.

  1. Kerajinan tangan

Ditangan para kreatif industri kecil dan menengah bulu bebek yang biasa saja bisa menjadi suatu karya yang bernilai harganya. Salah satu contoh karya yang terbuat dari bulu bebek adalah kerajinan tangan yang jika dijual bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Pernahkah Anda mengunjungi suatu tempat kemudian melihat suatu sovenir yang diatasnya ditempeli bulu seperti bulu bebek.

Sovenir ini merupakan ciri khas suatu daerah dan merupakan pemikat para wisatawan baik yang berasal dari dalam negeri maupun wisatawan yang berasal dari luar negeri. Harga sovenir yang terbuat dari bulu bebek juga bervariasi dijual tergantung bentukda tingkat kerumitan dari pembuatan kerajinan tangan tersebut. Usaha dari para kreatif usaha kecil dan menengah ini patut untuk dikembangkan agar semakin meluas dan berkembang sehingga ikut memberikan kontribusi bagi tempat wisata didaerahnya.

  1. Mengisi bantal dan kasur

Bantal dan kasur merupakan kelengkapan untuk tidur yang nyaman setelah seharian berkaktifitas. Biasanya didalam kasur atau bantal terdapat kapas yang membuat bantal ataupun kasur menjadi empuk sehingga tidurpun menjadi nyaman. Seiring dengan waktu keberadaan kapas dapat mengempis sehingga kenyamanan saat tidur diatas kasur atau saat menggunakan bantak menjadi berkurang. Kadang untuk mengembangkan kapas yang ada didalamnya kasur ataupun bantal dijemur dibawah sinar matahari dan sesekali dipukul-pukul dengan menggunakan kayu. Namun ada masanya tindakan tersebut tidak berhasil lagi. Sehingga ksur dan bantal tidak memberikan kenyamanan.

Sebagian orang ada yang memanfaatkan bulu bebek untuk menambah volume kapas didalam kasur dan bantal. Caranya juga cukup mudah Anda tinggal membuka jahitan bantal atau kasur kemudian pilihlah bulu bebek yang berada disekitar dada atau bulu halusnya yang bersih. Setelahnya sisipkan kedalam kapas hingga permukaan bantal dan kasur kembali empuk. Setelah dirasa empuk jahit kembali jahitan bantal dan kasur tersebut.

 

  1. Membuat kemoceng

Manfaat selanjutnya dari bulu bebek adalah sebagai bahan alami untuk membuat kemoceng. Kemoceng digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel diatas meja dan lemari. Pada era tahun 90-an penggunaan kemoceng yang memang terbuat dari bulu bebek asli sangat banyak diminati. Ini karena kemoceng dari bulu bebek terasa lembut dan membersihkan benda dengan sempurna.

 

Cara untuk membuat kemoceng dari bulu bebek Anda tinggal sediakan bulu bebek yang halus dan masih mudah. Bulu tersebut kemudian diikatkan pada setangkai kayu dan dihiasi dengan baik sehingga dapat digunakan. Saat sekarang cara untuk membersihkan benda-benda atau perabot rumah sudah lebih beragam ada juga yang menggunakan kemoceng namun bukan berasal dari bulu bebek dan ada juga yang menggunakan lap meja.

 

Demikianlah yang dapat kami sampat pada kesempatan kali ini mengenai Cara Budidaya BebekSemoga dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *